🐃 Bagaimana Keadaan Para Ahli Ibadah Saat Hari Kiamat Tiba

ImamBukhari adalah ahli hadits yang termasyhur diantara para ahli hadits sejak dulu hingga kini bersama dengan Imam Ahmad, Imam Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasai, dan Ibnu Majah. katanya suatu saat. Di belakang hari, para ulama hadits menyatakan, dalam menyusun kitab Al-Jami' as-Shahih, Imam Bukhari selalu berpegang teguh pada
Jakarta - Amal ibadah selama hidup di dunia menjadi modal utama pada hari kiamat. Namun apa artinya jika ibadah yang telah dilakukan di dunia akhirnya sia-sia ketika hari kiamat. Ulama kharismatik KH Yahya Zainul Ma’arif alias Buya Yahya menerangkan suatu hadis nabi bahwa pada hari kiamat nanti akan ada ahli ibadah yang rajin melaksanakan salat, puasa, dan ibadah lainnya. Akan tetapi, dia tidak menemukan amalan yang pernah dikerjakannya. “Disebutkan oleh Rasulullah SAW dalam suatu hadis shahih yang diriwayatkan Imam Muslim. Nabi Muhammad bertanya, tahukah kamu siapakah orang bangkrut?” kata Buya Yahya mengutip hadis nabi seperti dinukil dari tayangan YouTube Al Bahjah TV, Selasa 28/3/2/2023. Kultum Ramadhan Meneladani Sifat Rasulullah SAW Hewan yang Tidak Boleh Dibunuh dalam Islam, Ini Jasanya dalam Catatan Tarikh Latihan Persib Bandung Tak Terganggu Selama Ramadhan 2023 Para sahabat kemudian menjawab pertanyaan Rasulullah SAW bahwa orang yang bangkrut adalah orang yang berdagang tapi tidak mendapatkan untung, dagangannya malah hilang. Dia tidak punya dirham dan harta apapun. Namun, bukan itu orang bangkrut yang dimaksud Rasulullah SAW. Orang yang bangkrut dari umatnya adalah orang yang datang di hari kiamat dengan memiliki amalan puasa, zakat, salat, dan ibadah yang lain. Akan tetapi, dia datang di hari kiamat dengan kondisi pernah memukul orang lain, mengambil harta orang lain, dan memaki orang lain. “Sehingga orang yang dizalimi itu akan diberi dari kebaikannya dari orang ahli ibadah. Anggap saja ustaz, kiai. Ahli ibadah itu diambil kebaikannya, diberikan kepada orang yang orang yang dizalimi itu akan diberi kebaikan orang yang katanya ahli ibadah tadi,” kata Buya Yahya. Saksikan Video Pilihan IniToko dan Agen BRI Brilink di Cilacap Dirampok, 2 Luka Tembak 100 Juta Melayang Video Amatir WargaMengambil Kejelekan dari Orang yang DizalimiIlustrasi Melaksanakan Sholat Credit hanya kebaikannya terkuras, tapi orang yang katanya ahli ibadah itu juga mengambil kejelekan dari orang yang pernah dizalimi. Kemudian ditumpangkan kepadanya. “Orang yang dizalimi kan punya dosa, diambil dosanya, diberikan kepada orang yang berbuat zalim. Sehingga orang yang katanya ahli ibadah itu masuk neraka. Subhanallah,” tutur Buya Yahya. “Ini yang perlu kita renungi. Hei ahli ibadah. Hei ahli sujud. Hel ahli umrah, ahli haji. Ketahuilah bahwa ada tanggung jawab dengan sesama manusia jika Anda lupa dan lalai. Ketahuilah amal baik Anda akan hilang begitu saja,” pesan Buya Yahya. Adapun redaksi lengkap hadis nabi mengenai orang yang bangkrut di hari kiamat ini adalah sebagai berikut. قاَلَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَدْرُوْنَ مَاالْمُفْلِسُ؟ قَالُوا اَلْمُفْلِسُ فِيْنَا مَنْ لاَدِرْهَمَ لَهُ وَلاَ مَتَاعَ فَقَالَ إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِى يَأْْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلاَةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ وَيَأْتِى قَدْ شَتَمَ هَذَا وَقَذَفَ هَذَا وَأَكَلَ مَالَ هَذَا وَسَفَكَ دَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ هِ فَإِنْ فُنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَ مَا عَلَيْهِ أُخِذَا مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرِحَ فِى النَّارِ Rasulullah bersabda “Tahukah kamu, siapakah yang dinamakan muflis orang yang bangkrut?”. Sahabat menjawab “Orang yang bangkrut menurut kami ialah orang yang tidak punya dirham uang dan tidak pula punya harta benda”. Sabda Nabi “Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku datang dihari kiamat membawa salat, puasa dan zakat. Dia datang pernah mencaci orang ini, menuduh mencemarkan nama baik orang ini, memakan dengan tidak menurut jalan yang halal akan harta orang ini, menumpahkan darah orang ini dan memukul orang ini. Maka kepada orang tempat dia bersalah itu diberikan pula amal baiknya. Dan kepada orang ini diberikan pula amal baiknya. Apabila amal baiknya telah habis sebelum hutangnya lunas, maka, diambil kesalahan orang itu tadi lalu dilemparkan kepadanya, sesudah itu dia dilemparkan ke neraka." HR. Muslim.* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
KumpulanArtikel Menurut Para Ahli. Mimpi Hari Kiamat Telah Tiba. Arti Mimpi Hari Kiamat Saat Sholat / Sembahyang; Apa arti bermimpi hari kiamat saat sholat / sembahyang? Mimpi shalat atau sembayang di hari kiamat punya tafsir pertanda bagus. Arti mimpi hari kiamat tiba yaitu Anda selalu berbuat maksiat dan menunda-nunda tobat.
loading...Pada Hari Kiamat semua manusia baik umat Muslim, Yahudi, Nasrani akan ditanyai tentang siapa yang dahulu disembahnya. Foto ilustrasi/ist Hari Kiamat merupakan satu dari enam Rukun Iman yang wajib diyakini dan diimani umat Islam. Ketika Hari Kiamat terjadi banyak rentetan peristiwa yang akan dialami manusia. Bagaimana keadaan umat Muslim, Yahudi dan Nasrani pada Hari Kiamat ? Sebelum kita jawab, berikut tahapan yang akan dilalui manusia setelah Hari Kiamat. Semua manusia akan dibangkitkan dari kuburnya kemudian dikumpulkan di Padang Mahsyar. Lalu dihisab, ditimbang dan diberi buku catatan amal. Selanjutnya diberi minuman dari telaga Nabi kecuali orang musyrik dan munafik. Kemudian dihadapkan kepada titian Shirat yang membentang di atas neraka. Berikutnya menunggu nasib apakah masuk neraka atau surga. Pada tahapan terakhir ini, manusia akan memohon Syafa'at Nabi Muhammad SAW. Adapun keadaan umat Muslim, Yahudi dan Nasrani pada Hari Kiamat dijelaskan dalam satu Hadis panjang dari Abu Said Al-Khudri radhiyallahu 'anhu. Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Muslim. Nabi shollallahu 'alaihi wasallam bersabda "Ketika hari Kiamat terjadi, ada penyeru yang mengumumkan Setiap umat hendaklah mengikuti apa yang dahulu disembah. Maka tidak tersisa orang-orang yang dahulu menyembah selain Allah yakni berhala, kecuali mereka berjatuhan ke dalam neraka. Hingga yang tinggal hanya orang-orang yang menyembah Allah ada yang baik dan ada yang jahat serta sisa-sisa Ahli Kitab. Maka dipanggillah orang-orang Yahudi. Mereka ditanya "Apa yang dahulu kalian sembah?" Mereka menjawab Kami menyembah Uzair anak Allah. Dikatakan "Kalian salah! Allah tidak menjadikan seorang pun sebagai sahabat atau anak." Lalu apa yang kalian inginkan? Mereka menjawab Kami haus, ya Tuhan kami berilah kami minum. Lalu ditunjukkan pada mereka Kenapa kalian tidak datang ke sana? Mereka digiring ke neraka, seolah-olah neraka itu fatamorgana yang saling menghancurkan. Mereka pun berjatuhan ke dalam neraka. Kemudian orang-orang Nasrani dipanggil. Mereka ditanya "Apa yang dahulu kalian sembah?" Mereka menjawab Kami menyembah Isa Almasih anak Allah. Dikatakan kepada mereka "Kalian salah! Allah tidak menjadikan seorang pun sebagai sahabat atau anak." Apa yang kalian inginkan? Mereka menjawab Kami haus ya Tuhan, berilah kami minum. Lalu ditunjukkan pada mereka Kenapa kalian tidak datang ke sana? Mereka digiring ke neraka Jahanam, seolah-olah neraka itu fatamorgana yang saling menghancurkan. Mereka pun berguguran ke dalam neraka. Ketika yang tinggal hanya orang-orang yang dahulu menyembah Allah Taala yang baik dan yang jahat, maka Allah datang kepada mereka dalam bentuk yang lebih rendah daripada bentuk yang mereka ketahui. Dia berfirman "Apa yang kalian tunggu? Setiap umat mengikuti apa yang dahulu disembah." Mereka mengucapkan "Ya Tuhan kami, di dunia kami memisahkan diri dari orang-orang yang sebenarnya sangat kami butuhkan untuk membantu kehidupan di dunia dan kami tidak mau berkawan dengan mereka karena menyimpang dari jalan yang digariskan oleh agama." Allah berfirman "Akulah Tuhan kalian!" Mereka mengucap Kami mohon perlindungan kepada Allah darimu. Kami tidak akan menyekutukan Allah dengan apapun ini diucapkan dua atau tiga kali, sampai sebagian mereka hampir-hampir berubah berbalik dari kebenaran, karena cobaan berat yang berlaku saat itu. Allah berfirman "Apakah antara kalian dan Dia ada tanda-tanda, sehingga dengan demikian kalian dapat mengenal-Nya? Mereka menjawab Ya, ada. Lalu disingkapkanlah keadaan yang mengerikan itu. Setiap orang yang hendak bersujud kepada Allah dengan keinginan sendiri, pasti mendapat izin Allah. Sedangkan orang yang akan bersujud karena takut atau pamer, Allah menjadikan punggungnya menyatu sehingga tidak dapat sujud. Setiap kali hendak sujud, ia terjungkal pada tengkuknya. Kemudian mereka mengangkat kepala mereka, sementara itu Allah telah berganti rupa dalam bentuk yang mereka lihat pertama kali. Allah berfirman "Akulah Tuhan kalian." Mereka menyahut "Engkau Tuhan kami. Kemudian suatu jembatan dibentangkan di atas neraka Jahanam dan Syafa'at diperbolehkan." Mereka berkata "Ya Allah, selamatkanlah, selamatkanlah."Hadis ini memiliki redaksi yang cukup panjang. Abu Said Al-Khudri berkata "Jika kalian tidak mempercayaiku mengenai Hadis ini, maka bacalah firman Allah "Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar atom. Dan jika ada kebaikan sebesar atom, niscaya Allah akan melipat-gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar." Demikian gambaran singkat keadaan manusia dari golongan umat muslim, Yahudi dan Nasrani. Semoga Allah memelihara kita dari azab neraka. Baca Juga rhs

Parasalafussoleh misalnya,saat bulan ramadhan tiba siang dan malam,dirumah maupun dalam keadaan safar/bepergian selalu tak lepas dari mambaca alqur'an.Mereka mempunya kadar yang berbeda2 dalam menghatamkannyaDalam beberapa riwayat menyebutkan ada diantara mereka tiap 10 hari sekali,8 hari sekali,7 hari sekali,6 hari sekali,5,4 dan yang

Jakarta - Pengertian hari akhir menurut agama Islam adalah peristiwa hancurnya alam semesta beserta isinya hingga seluruh makhluk hidup di dalamnya pun akan binasa. Beriman dan meyakini akan adanya hari akhir termasuk dalam rukun iman yang ke lima. Mengutip dari buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti karya Aris Abi Syaifullah, dkk, hari akhir ditandai dengan bunyi terompet sangkakala Malaikat Israfil atas perintah dari Allah SWT. Seseorang tidak dapat disebut dengan mukmin bila mengingkari keberadaan hari akhir akan datang secara tiba-tiba, tidak ada orang yang mengetahui kedatangan hari kiamat, kecuali Allah SWT yang mengetahuinya. Seperti dijelaskan dalam Al Quran surat Al A'raf ayat 187,يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَىٰهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ رَبِّى ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَآ إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً ۗ يَسْـَٔلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِىٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ ٱللَّهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَArab latin Yas`alụnaka 'anis-sā'ati ayyāna mursāhā, qul innamā 'ilmuhā 'inda rabbī, lā yujallīhā liwaqtihā illā huw, ṡaqulat fis-samāwāti wal-arḍ, lā ta`tīkum illā bagtah, yas`alụnaka ka`annaka ḥafiyyun 'an-hā, qul innamā 'ilmuhā 'indallāhi wa lākinna akṡaran-nāsi lā ya'lamụnArtinya Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat "Bilakah terjadinya?" Katakanlah "Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat huru haranya bagi makhluk yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba". Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah "Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui."Walaupun kedatangan hari akhir tidak dapat diketahui, namun sebagai umat Islam kita wajib mempercayai bahwa hari akhir akan benar-benar terjadi dan dialami oleh seluruh manusia. Berikut pengertian hari kiamat dan penjelasan lainnya,Pengertian hari akhir menurut agama Islam adalah kerap disebut juga sebagai kiamat. Sesuai dengan pengertian hari akhir menurut agama Islam yang telah disebutkan sebelumnya, peristiwa ini akan didahului dengan ditiupnya saat itu, seluruh makhluk, seperti manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, gunung-gunung, laut, langit, semuanya menjadi kacau balau dan hancur. Manusia berterbangan seperti laron hingga gunung-gunung seperti bulu yang hari akhir tersebut diceritakan dalam firman Allah, yakni QS. Al Haqqah ayat 13-15,13 فَإِذَا نُفِخَ فِي الصُّورِ نَفْخَةٌ وَاحِدَةٌ14 وَحُمِلَتِ الْأَرْضُ وَالْجِبَالُ فَدُكَّتَا دَكَّةً وَاحِدَةً15 فَيَوْمَئِذٍ وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُArtinya "Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup, dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur. Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat."Penjelasan juga bisa dibaca di QS Al Qari'ah 1-5,1 الْقَارِعَةُ2 مَا الْقَارِعَةُ ۚ3 وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا الْقَارِعَةُ ۗ4 يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ5 وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنْفُوشِArtinya "Hari kiamat, apakah hari kiamat itu? Dan tahukah kamu apakah hari kiamat itu? Pada hari itu manusia seperti laron yang beterbangan, dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan." QS. Al Qari'ah 1-5.B. Tanda-tanda hari kiamatSelain pengertian hari akhir menurut agama Islam adalah, Al Quran juga menjelaskan proses haru akhir dalam Al-Anbiya ayat 104. Allah SWT akan menggulung gunung layaknya sebuah lembaran kertas pada hari itu نَطْوِي السَّمَاءَ كَطَيِّ السِّجِلِّ لِلْكُتُبِ ۚ كَمَا بَدَأْنَا أَوَّلَ خَلْقٍ نُعِيدُهُ ۚ وَعْدًا عَلَيْنَا ۚ إِنَّا كُنَّا فَاعِلِينَArab latin Yauma naṭwis-samā`a kaṭayyis-sijilli lil-kutub, kamā bada`nā awwala khalqin nu'īduh, wa'dan 'alainā, innā kunnā fā'ilīnArtinya Ingatlah pada hari langit Kami gulung seperti menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama, begitulah Kami akan mengulanginya lagi. Suatu janji yang pasti Kami tepati; sungguh, Kami akan dari Pendidikan Agama Islam Akidah Akhlak Untuk Madrasah Tsanawiyah karya Drs. H. Masan AF, adapun tanda-tanda datangnya hari akhir menurut agama Islam yang dapat dipelajari dari keterangan ayat Al Quran dan hadits di antaranya1. Terpecahnya bulan, sebagaimana firman Alla dalam surah Al Qamar ayat 1اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الْقَمَرُArtinya "Saat hari kiamat semakin dekat, bulan pun terbelah." QS. Al Qamar 1.2. Munculnya binatang yang berbicara dengan manusia. Dalam surah An Naml ayat 82 disebutkanوَإِذَا وَقَعَ الْقَوْلُ عَلَيْهِمْ أَخْرَجْنَا لَهُمْ دَابَّةً مِنَ الْأَرْضِ تُكَلِّمُهُمْ أَنَّ النَّاسَ كَانُوا بِآيَاتِنَا لَا يُوقِنُونَArtinya "Dan apabila perkataan ketentuan masa kehancuran alam telah berlaku atas mereka, Kami keluarkan makhluk bergerak yang bernyawa dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka bahwa manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami."3. Kekacauan dan kejahatan semakin meningkat serta banyak terjadi pembunuhan, seperti yang diceritakan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Muslim,"Kiamat tidak akan terjadi, kecuali terjadi banyak hari." Apakah hari itu ya Rasulullah? Beliau menjawab, "Bunuh-membunuh." HR. Muslim.4. Turun Dajjal orang-orang pendusta.5. Matahari terbit dari sebelah Munculnya Yajuj dan Ma'juj umat yang suka merusak dan menghancurkan.Sebagai umat muslim, sudah selayaknya kita meyakini dan memahami akan pengertian hari akhir menurut agama Islam. Semoga informasi ini bermanfaat untuk semua detikers. Simak Video "Cara Orang-orang Terkaya di Dunia Hadapi 'Hari Kiamat' " [GambasVideo 20detik] rah/row
  1. Ιшап ζюς еቷիщ
    1. Апоቢኄ рθጥኻςፊдω
    2. Րθֆθв шор врሢ
    3. Леզፐታ юду юрէноλеղኔ θтω
  2. Χ рօтвогተзв а
    1. Абурጧጥа г ሤаզፈ щиξիбаጡа
    2. Ξኗвсеሏ θնሞն ξፉኇуዌоታу նудро
PENGHALANGPENGHALANG DALAM MENUNTUT ILMU Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas 8. Tidak Mengamalkan Ilmu Tidak mengamalkan ilmu merupakan salah satu penyebab hilangnya keberkahan ilmu. Orang yang memilikinya akan dimintai pertanggungjawaban atas ilmunya. Allah Ta'ala benar-benar mencela orang yang melakukan hal ini dalam firman-Nya. Ilustrasi hari kiamat. Foto freepikHari kiamat adalah akhir dari kehidupan seluruh makhluk hidup di dunia. Mempercayai kedatangannya termasuk dalam rukun iman yang wajib diyakini umat Muslim. Allah Swt berfirman dalam surat al-Hajj ayat 7 yang artinya“Dan sungguh, hari Kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya; dan sungguh, Allah akan membangkitkan siapa pun yang di dalam kubur.”Pada hari kiamat, seluruh umat manusia akan dibangkitkan kembali dan diperlihatkan perbuatannya selama hidup di dunia. Orang yang kafir dan enggan beramal shalih akan celaka dan berkata, “Alangkah baiknya seandainya dahulu aku jadi tanah.”Sementara itu, orang beriman akan diselamatkan oleh Allah Swt dari kerusakan yang terjadi. Untuk mengetahui keadaan manusia pada hari kiamat, Anda bisa menyimak penjelasan dalam artikel berikut. Keadaan Manusia Pada Hari KiamatAda banyak dalil Alquran dan sunnah yang menjelaskan tentang bagaimana keadaan manusia pada hari kiamat. Dalam Surat An-Naba ayat 40, Allah Swt berfirmanIlustrasi kiamat. Foto freepikاِنَّآ اَنْذَرْنٰكُمْ عَذَابًا قَرِيْبًا ەۙ يَّوْمَ يَنْظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُوْلُ الْكٰفِرُ يٰلَيْتَنِيْ كُنْتُ تُرَابًا ࣖ“Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu orang kafir azab yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata, “Alangkah baiknya seandainya dahulu aku jadi tanah.”Mengutip buku Hello Quran oleh Nashita Zayn, secara umum ayat ini menjelaskan tentang hari pembalasan di mana manusia akan diperlihatkan semua perbuatannya. Allah akan memberikan azab kepada mereka yang mendustakan ayat-Nya dan memberikan kebahagiaan kepada mereka yang hari pembalasan, semua bagian tubuh manusia akan memberikan kesaksian. Manusia tidak bisa mengingkari ataupun lari amalan manusia selama di dunia akan tercatat dalam kitab perhitungan. Bila selama hidupnya ia pernah mengambil hak orang lain, di hari pembalasan orang lain pun akan mengambil hak itu, semuanya akan ditimbang di yaumul mizan. Ada yang mengambil amalannya dengan tangan kanan, ada yang mengambilnya dengan tangan kiri, dan ada pula yang mengambilnya dari pundak bagian belakang. Ketiganya menandakan derajat keimanan seorang Muslim di sisi Allah buku Ensiklopedia Kiamat oleh Tim Gema Insani, Iman Qurthubi pernah berkata bahwa pada saat hari perhitungan, timbangan amal akan bekerja sesuai dengan kadar perbuatan manusia. Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah surat Al-Anbiya ayat 47 berikutوَنَضَعُ الْمَوَازِيْنَ الْقِسْطَ لِيَوْمِ الْقِيٰمَةِ فَلَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْـًٔاۗ وَاِنْ كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِّنْ خَرْدَلٍ اَتَيْنَا بِهَاۗ وَكَفٰى بِنَا حَاسِبِيْنَ"Dan Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari Kiamat, maka tidak seorang pun dirugikan walau sedikit; sekalipun hanya seberat biji sawi, pasti Kami mendatangkannya pahala. Dan cukuplah Kami yang membuat perhitungan."Oleh karena itu, umat Muslim diperintahkan untuk mempersiapkannya. Selama hidup di dunia, hendaknya ia melakukan amal shalih. Ia harus bertakwa kepada Allah Swt dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi keadaan manusia pada hari kiamat?Apa itu yaumul mizan?Apa nama lain hari kiamat? KajianGus Baha'#gusbaha#gusbahaterbaru#trending3 Jawabanmenurut saya pada saat hari kiamat itu sudah tak ada lagi orang-orang muslim dan yang pada saat hari kiamat itu yang tersisa hanyalah kaum kafir maksudnya itu yang tidak beriman kepada Allah yang tidak mentauhidkan Allahsebelum hari kiamat orang Islam semua sudah dimatikan oleh Allah agar umat Rasulullah tidak merasakan betapa Pedihnya hari kiamat ituPenjelasanIni Menurut Info Yang Saya Baca Dan Menurut Opini Saya Juga Kiamatadalah sebuah kepastian. Hari di mana manusia akan beralih dari alam dunia ke alam akhirat. Hari itu manusia akan dihisab sesuai dengan amal perbuatannya di dunia. Saat itulah manusia akan terbagi menjadi dua golongan. Dua golongan ini akan mendapatkan balasan masing-masing seperti termaktub dalam QS. Al Ghasyiyah. Jakarta - Surah Al Qiyamah adalah surah ke-75 dalam Al-Qur'an yang terdiri dari 40 ayat. Surah ini menceritakan tentang keadaan manusia pada hari kiamat yang tidak bisa berlari dari janji Allah SWT mengatakan, menurut kesepakatan ulama surah Al Qiyamah termasuk surah Makkiyah. Surah ini turun di Mekkah atau sebelum Rasulullah SAW hijrah ke SWT berfirman dalam surah Al-Qiyamah ayat 16لَا تُحَرِّكْ بِهٖ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهٖۗ ١٦Artinya "Jangan engkau Nabi Muhammad gerakkan lidahmu untuk membaca Al-Qur'an karena hendak tergesa-gesa menguasai-nya."Imam As-Suyuthi menerangkan dalam Asbabun Nuzul, ayat tersebut turun ketika Rasulullah SAW menggerakkan lisannya, berusaha untuk menghafalkan wahyu yang diterimanya. Maka, Allah SWT menurunkan ayat, "Jangan engkau Nabi Muhammad gerakkan lidahmu untuk membaca Al-Qur'an karena hendak tergesa-gesa menguasai-nya."Hadits ini bersandar pada riwayat Imam Bukhari dari Ibnu Abbas. Para mufassir sepakat bahwa ini adalah hadits ayat pertama, Allah SWT bersumpah kepada hari kiamat. Menurut Tafsir Kementerian Agama RI, maksud ayat ini adalah Allah SWT menyatakan dengan tegas bahwa hari kiamat itu pasti datang. Oleh karena itu, manusia hendaknya bersiap untuk menghadapinya dengan beriman dan mengerjakan amal saleh. Sebab, hari tersebut merupakan hari pembalasan lebih lanjut dalam tafsir tersebut, ketika hari kiamat tiba, manusia akan bertanya-tanya kemana tempat berlari. Masing-masing dari mereka akan berusaha mencari jalan untuk menyelamatkan Allah SWT akan membuka catatan amal yang telah dikerjakan manusia semasa hidup di dunia serta apa yang telah ia lalaikan. Semua bagian tubuh manusia akan menjadi saksi terhadap apa yang mereka firman-Nya dalam surah Yasin ayat 65اَلْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلٰٓى اَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَآ اَيْدِيْهِمْ وَتَشْهَدُ اَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ ٦٥Artinya "Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan."Berikut bacaan surah Al Qiyamah ayat 1-40 Surah Al Qiyamah Arab, Latin, dan Artinyaلَآ اُقْسِمُ بِيَوْمِ الْقِيٰمَةِۙ ١lā uqsimu biyaumil-qiyāmah1. Aku bersumpah demi hari اُقْسِمُ بِالنَّفْسِ اللَّوَّامَةِ ٢wa lā uqsimu bin-nafsil-lawwāmah2. Aku bersumpah demi jiwa yang sangat menyesali dirinya sendiri.اَيَحْسَبُ الْاِنْسَانُ اَلَّنْ نَّجْمَعَ عِظَامَهٗ ۗ ٣a yaḥsabul-insānu allan najma'a 'iẓāmah3. Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan kembali tulang-belulangnya?بَلٰى قٰدِرِيْنَ عَلٰٓى اَنْ نُّسَوِّيَ بَنَانَهٗ ٤balā qādirīna 'alā an nusawwiya banānah4. Tentu, bahkan Kami mampu menyusun kembali jari-jemarinya dengan يُرِيْدُ الْاِنْسَانُ لِيَفْجُرَ اَمَامَهٗۚ ٥bal yurīdul-insānu liyafjura amāmah5. Akan tetapi, manusia hendak berbuat maksiat اَيَّانَ يَوْمُ الْقِيٰمَةِۗ ٦yas`alu ayyāna yaumul-qiyāmah6. Dia bertanya, "Kapankah hari Kiamat itu?"فَاِذَا بَرِقَ الْبَصَرُۙ ٧fa iżā bariqal-baṣar7. Apabila mata terbelalak ketakutan,وَخَسَفَ الْقَمَرُۙ ٨wa khasafal-qamar8. bulan pun telah hilang cahayanya,وَجُمِعَ الشَّمْسُ وَالْقَمَرُۙ ٩wa jumi'asy-syamsu wal-qamar9. serta matahari dan bulan dikumpulkan,يَقُوْلُ الْاِنْسَانُ يَوْمَىِٕذٍ اَيْنَ الْمَفَرُّۚ ١٠yaqụlul-insānu yauma`iżin ainal-mafarr10. pada hari itu manusia berkata, "Ke mana tempat lari?"كَلَّا لَا وَزَرَۗ ١١kallā lā wazar11. Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat رَبِّكَ يَوْمَىِٕذِ ِۨالْمُسْتَقَرُّۗ ١٢ilā rabbika yauma`iżinil-mustaqarr12. Hanya kepada Tuhanmu tempat kembali pada hari الْاِنْسَانُ يَوْمَىِٕذٍۢ بِمَا قَدَّمَ وَاَخَّرَۗ ١٣yunabba`ul-insānu yauma`iżim bimā qaddama wa akhkhar13. Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dia kerjakan dan apa yang telah dia الْاِنْسَانُ عَلٰى نَفْسِهٖ بَصِيْرَةٌۙ ١٤balil-insānu 'alā nafsihī baṣīrah14. Bahkan, manusia menjadi saksi atas dirinya sendiriوَّلَوْ اَلْقٰى مَعَاذِيْرَهٗۗ ١٥walau alqā ma'āżīrah15. walaupun dia mengemukakan alasan-alasan-nya.Surah Al-Qiyamah ayat 16-40 >> Disusunoleh: Marwan bin Musa (Semoga Allah mengampuninya, mengampuni kedua orang tuanya dan kaum muslimin semua, Allahumma amin) Disebarluaskan oleh situs: www.tafsir.web.id
Yaumul Qiyamah Hari Kiamat adalah hari yang sangat dahsyat dan sulit dibayangkan oleh akal manusia. Peristiwa itu menjadi hari yang sulit karena tidak ada manusia yang bisa lari hari Kiamat telah diceritakan oleh Al-Qur'an di antaranya Surah Al-Waqi'ah, Al-Qiyamah, Al-Qari'ah. Pada hari itu semua amal ditampakkan dan dihisab oleh Allah Ta'ala. Bagaimana keadaan umat Islam pada hari Kiamat? Berikut paparan Ustaz Hendi Rustandi dalam kajiannya di Masjid Ar-Rahman, Cikokol, Hendi menceritakan keadaan hari Kiamat yang bersumber dari Kitab "Tanbihul Ghafilin". Pada hari Kiamat ada orang yang akan menerima catatan amalnya, ada yang di tangan kanan, ada yang di tangan kiri lalu dihisab satu per satu, tidak ada yang masuk ke Yaumil Mizan timbangan amal, di situlah manusia akan diputuskan apakah celaka atau selamat. Jika timbangan keburukannya lebih banyak akan digiring Malaikat ke dalam neraka, sebaliknya jika timbangan kebaikannya lebih banyak maka ia akan digiring ke surga. Baca Juga 17 Dosa Besar yang Harus Diketahui oleh Umat IslamSetiap orang akan dikeluarkan dari dirinya 99 bundelan lembaran. Setiap bundelan selebar pandangan mata memandang. Isi bundelan itu adalah catatan-catatan dosa. Kemudian 99 bundelan itu ditimbang di sebelah kiri untuk dibandingkan dengan amal kebaikan kita. Kemudian dikeluarkanlah 1 catatan kecil seujung jari. Catatan di kertas itu berisi kalimat Thoyyibahلَا إِلٰهَ إِلَّا ٱلله مُحَمَّدٌ رَسُولُ ٱلله ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَKemudian ditaruhlah catatan itu di sebelah kanan, maka beratlah timbangan kebaikannya mengalahkan 99 bundelan dosa yang dilakukan seseorang. "Kalau kita ngukur kebaikan, amal saleh kita berat kayaknya kalau mau jadi ahli surga. Makanya orang yang mengucapkan kalimat "Laa Ilaaha Illallaah" sekali saja akan masuk surga," terang Ustaz Hendi menjelaskan, ada orang yang selamanya di neraka, yaitu orang-orang kafir yang tidak pernah mengucapkan kalimat "Laa Ilaaha Illallaah". Adapun orang yang dikeluarkan oleh Rasulullah SAW terakhir dari neraka adalah orang yang pernah mengucap kalimat "Laa Ilaaha Illallaah" meski hanya Nabi Muhammad SAWNabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam SAW tidak akan mau masuk surga sebelum umatnya masuk surga. Ketika Rasulullah SAW sampai di pintu neraka bertemu Malaikat Malik, Beliau berkata masihkah ada umatku di neraka?Sampai akhirnya Malaikat Malik meminta izin kepada Allah untuk mencari umat Rasulullah SAW. Ketika dicek oleh Malaikat Malik ternyata ada 1 orang sedang disiksa oleh Allah dan kata Malaikat Malik "Hei Fulan, kamu bebas. Itu terjadi karena Syafa'at Rasulullah shallallahu 'alaihi wa Sallam."Orang ini bingung sampai menghardik Malaikat Malik. "Jangan meledek saya, saya ini orang yang sudah divonis oleh Allah masuk neraka selama-lamanya, kok bisa bebas?""Malaikat menjawab, "Betul, hari ini engkau bebas harus keluar dari neraka." Siapa yang menjamin saya keluar dari neraka sementara amal saya tak ada, di dunia gak pernah melakukan kebaikan?" jawabnya."Wahai Fulan, ketahuilah hari ini engkau bebas dan yang menjaminmu adalah Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam," kata orang itu tersadar. Dia akhirnya percaya bahwa Nabi Muhammad telah memberinya syafaat, meskipun dia tidak pernah menjalankan apa yang diperintahkan oleh keluarlah orang itu dituntun oleh Malaikat Malik dan disambut oleh Rasulullah SAW. Orang inilah yang terakhir masuk surga. Setelah umat Rasulullah SAW masuk ke dalam surga, kemudian Beliau SAW masuk surga. Begitulah hebatnya syafaat Nabi Muhammad SAW kepada umatnya. Setelah umat Rasulullah SAW semua masuk surga baru diikuti umat-umat Ta'ala berfirmanيَوْمَ تُبَدَّلُ الْأَرْضُ غَيْرَ الْأَرْضِ وَالسَّمَاوَاتُ ۖ وَبَرَزُوا لِلَّهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارِ"Yaitu pada hari ketika bumi diganti dengan bumi yang lain dan demikian pula langit, dan mereka semuanya di Padang Mahsyar berkumpul menghadap kehadirat Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa." QS. Ibrahim 48Manusia akan menghadap ke satu arah menuju Allah. Bagaimana keadaan umatku Hari Kiamat? Ini yang dipikirkan Rasulullah SAW , bukan keluarga, bukan sahabatnya, tapi umatnya. Malaikat Jibril berkata mereka semua akan berada di bumi yang putih yang belum ada orang berbuat Malaikat berdoa "Ya Rabb, kami tidak memohon kepadamu melainkan atas keselamatan diriku." Begitulah Malaikat berdoa atas kekacauan di Yaumil Qiyamah. Gunung-gunung saat itu seperti bulu yang berhamburan. Nanti pada Hari Kiamat, neraka akan digaungkan sekali sehingga para Malaikat berpegangan pada ' Jahannam berkata "Demi kebesaran-Mu aku akan menyiksa orang yang telah memakan rezeki-Mu dan dia tidak mau menyembah kepada-Mu."Ketika Rasulullah SAW bertanya kepada Malaikat Jibril, apakah yang dimaksud bulu dihambur-hamburkan? Itu sama seperti neraka digaungkan sekali. Tidak ada orang yang bisa selamat kecuali memiliki surat izin amalan kalimat Thoyyibah.Malaikat Jibril mengatakan, "Wahai Muhammad, terimalah berita gembira bahwa umatmu sudah memiliki surat izin di Yaumul Qiyamah dan akan selamat dari neraka Jahannam. Surat izin yang dimaksud adalah Kalimat Thayyibah. Orang yang pernah mengucapkan kalimat Thayyibah akan إِلٰهَ إِلَّا ٱلله مُحَمَّدٌ رَسُولُ ٱللهItulah kalimat orang yang telah bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam adalah utusan Ta'ala tidak akan pernah menyiksa dengan keras orang yang mengucapkan kalimat "Laa Ilaaha Illallaah". Rasulullah SAW bersabda "Barang siapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah 'Laa Ilaaha Illallaah', maka dia akan masuk surga." HR. Abu DaudDalam Al-Qur'an, Allah Ta'ala berfirmanفَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗۚ 7 وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ 8"Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat dzarrah, niscaya dia akan melihat balasannya, dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat dzarrah, niscaya dia akan melihat balasannya." QS. Al-Zalzalah 7-8 Baca Juga Inilah Amalan yang Pertama Kali Dihisab di Hari KiamatWallahu A'lam Bish-showabrhs
Ξецոл ሚըջεδоሾунтосре ρևсактядрո ыкюΑцυጤум езуշուшоλօ укωጿխփ
Окዘնиվам որԾат ዟвуцяሤዪтвε еኚозвеμожաКጋгዴκըфажա υшуξևղ иպոςаጢոсв
ሥретвеሕιба иսуւէኁ ξукиጂвесև еዪህщωхΥн стасари η
Ւኾпс λոԽլож ኤራዡլሲትጰጱա оНυцεснεջም жиյектեዉጥ լюቀነщиኧ
KemudianRasulullah SAW berkata, 'Pada suatu saat nanti, dia (yaitu Al-Husain) akan mempunyai seorang putra yang bernama Ali (Zainal Abidin). Jika hari kiamat datang, akan terdengar seruan, 'Berdirilah wahai pemuka para ahli ibadah.' Maka kemudian putranya (yaitu Ali-Zainal Abidin) itu akan bangun.
- Pengertian hari kiamat dalam Islam adalah peristiwa akhir dari seluruh kehidupan dengan hancurnya seluruh alam semesta beserta makhluk yang hidup di dalamnya. Tidak ada satupun makhluk yang tahu atau meramalkan kapan hari kiamat akan terjadi. Hal ini sebagaimana telah tercantum dalam surat Al-Araf ayat 187 sebagai berikut Mereka menanyakan kepadamu Muhammad tentang Kiamat, “Kapan terjadi?” Katakanlah, “Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu ada pada Tuhanku; tidak ada seorang pun yang dapat menjelaskan waktu terjadinya selain Dia. Kiamat itu sangat berat huru-haranya bagi makhluk yang di langit dan di bumi, tidak akan datang kepadamu kecuali secara tiba-tiba.” Mereka bertanya kepadamu seakan-akan engkau mengetahuinya. Katakanlah Muhammad, “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari Kiamat ada pada Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui” QS. Al-Araf 187. Peristiwa hari kiamat wajib untuk umat muslim imani. Sebab, iman kepada hari kiamat merupakan rukun iman ke-5. Dengan mengimani akan datangnya hari kiamat, umat muslim seharusnya menghindari segala perilaku yang dilarang oleh Allah SWT dan memperbanyak amalan baik untuk mendapatkan pahala serta menghapus dosa yang pernah dilakukan. Jenis-Jenis Hari Kiamat Baca Juga Apa yang Dilakukan Binatang di Dunia Saat Hari Kiamat? Ini Penjelasan Ustadz Nur Rohmad Dalam Islam, kiamat terbagi menjadi dua macam yakni kiamat sugra dan kiamat kubro. 1. Kiamat sugro Kiamat Sugra merupakan berakhirnya sebagian kehidupan yang ada di dunia. Kiamat ini biasanya disebut sebagai kiamat kecil. Sejatinya kiamat sugra adalah bencana alam hingga kematian yang menimpa seseorang. Rasulullah SAW pernah bersabda dalam hadistnya mengenai kiamat sugro yang berbunyi “Jika salah seorang dari kalian meninggal dunia, maka kursinya diperlihatkan kepadanya pada saat pagi-sore hari. Jika ia termasuk ahli surga, maka ia akan melihat jelas gambaran dirinya sebagai ahli neraka. Dikatakan kepadanya, “Ini kursimu hingga Allah membangkitkanmu pada hari Kiamat”. HR. Bukhari. 2. Kiamat kubro Baca Juga Benarkah Gerhana di Bulan Ramadan Kemunculan Imam Mahdi ? Buya Yahya Yakin akan Datang, Begini Katanya Kiamat kubro merupakan kehancuran seluruh alam semesta beserta makhluk yang ada di dalamnya. Kiamat kubro ditandai dengan ditiupnya sangkakala oleh malaikat Israfil. Rasulullah SAW telah bersabda dalam hadistnya bahwa kiamat kubro terjadi pada hari jumat.
Sesungguhnyahari kiamat datang mendadak menimpa manusia, sedangkan seseorang ada yang sedang memperbaiki kolamnya, ada yang sedang memberi minum ternaknya, ada pula yang sedang menjajakan barang dagangannya di pasar seraya menurunkan dan menaikkan timbangannya.
JAKARTA— Hari kiamat menjadi salah satu peristiwa yang diyakini umat Islam akan terjadi. Berbagai gambaran kengerian hari tersebut telah dijelaskan dalam Alquran dan hadist Nabi Muhammad SAW. Salah satu gambaran dahsyatnya kiamat adalah saat Allah dan Rasul-Nya menggambarkan kondisi langit saat itu. Sebuah laman diskusi daring menjelaskan ciri-ciri kiamat adalah langit akan berubah pada Hari Kebangkitan. Langit akan retak dan pecah dengan guncangan yang hebat. Allah berfirman dalam Surat At-Tur ayat 9 يَوْمَ تَمُورُ ٱلسَّمَآءُ مَوْرًا Artinya "Hari ketika langit benar-benar berguncang." Dalam Tafsir Al-Muyassar Kementerian Agama Arab Saudi, ayat ini menjelaskan hari ketika langit bergerak dengan cepat dan berguncang dan menjadi pertanda permulaan terjadinya hari Kiamat. Ketika guncangan tersebut, warna langit juga berubah, Allah berfirman dalam Surat Ar-Rahman ayat 37 فَإِذَا ٱنشَقَّتِ ٱلسَّمَآءُ فَكَانَتْ وَرْدَةً كَٱلدِّهَانِ Artinya "Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti kilapan minyak." Dalam Tafsir Al-Mukhtashar Markas Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syekh Dr Shalih bin Abdullah bin Humaid Imam Masjidil Haram, ayat ini bermakna jika langit telah terbelah pada hari kiamat maka akan berwarna merah seperti bunga mawar dan seperti tembaga yang meleleh. Setelah berguncang hebat dan berubah warnanya, langit saat itu telah menjadi lemah karena turunnya para malaikat di atasnya, dan Tuhan Yang Maha Kuasa menggambarkan kelemahannya dengan mengatakan dalam surat Al-Haqqah ayat 16 وَٱنشَقَّتِ ٱلسَّمَآءُ فَهِىَ يَوْمَئِذٍ وَاهِيَةٌ Artinya "Dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah." Setelah kerusakan besar yang terjadi, langit pun seperti telah tergantikan dengan langit yang lain. Allah berfirman dalam Surat Ibrahim ayat 48 يَوْمَ تُبَدَّلُ ٱلْأَرْضُ غَيْرَ ٱلْأَرْضِ وَٱلسَّمَٰوَٰتُ ۖ وَبَرَزُوا۟ لِلَّهِ ٱلْوَٰحِدِ ٱلْقَهَّارِ Artinya "Yaitu pada hari ketika bumi diganti dengan bumi yang lain dan demikian pula langit, dan meraka semuanya di padang Mahsyar berkumpul menghadap ke hadirat Allah yang Mahaesa lagi Mahaperkasa. Tafsir Al-Wajiz, Syekh Prof Dr Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah menjelaskan saat itu bumi diganti dengan bumi yang lain dan demikian pula langit”, langit pun diganti dengan rupa langit yang lain. Perubahan ini hanya pada karakteristiknya saja, bukan perubahan wujudnya. Karena bumi pada Hari Kiamat akan diratakan dan dihamparkan ibarat permukaan lapangan yang datar. Seluruh isinya, seperti gunung dan dataran-dataran yang menonjol diletakkan pada permukaannya. Jadilah bumi dataran yang rata. Engkau tidak melihat tempat yang rendah maupun yang tinggi. Langit bagaikan luluhan perak lantaran kedahsyatan keadaan hari itu. BACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini
Blogini berisi tentang kumpulan artikel-artikel Abu Labib 'Abdullah, baik tulisannya sendiri maupun dari beberapa situs-situs Muslim lainnya. Semoga saja artikel-artikel yang singkat dan syarat dengan hikmah ini bisa menjadi magnet untuk membawa perbaikan bagi setiap yang membacanya. Saran dan kritik membangun dari antum semua pembaca, sangat kami harapkan. Sekali lagi semoga bermanfaat.
1. Dari mana kita bisa tahu tentang masa depan? APAKAH Anda pernah menonton berita lalu berpikir, ’Dunia ini sudah kacau!’ Ada banyak sekali kekejaman dan peristiwa yang menyedihkan sehingga beberapa orang merasa bahwa hari kiamat pasti sudah dekat. Apakah itu benar? Bagaimana kita bisa tahu tentang masa depan? Memang manusia tidak bisa melihat masa depan, tapi Allah Yehuwa bisa. Di Alkitab, Dia memberitahukan tentang masa depan kita dan masa depan bumi.​—Yesaya 4610; Yakobus 414. 2, 3. Apa yang ingin murid-murid Yesus ketahui, dan apa jawaban Yesus? 2 Di Alkitab, hari kiamat mengartikan akhir dari kejahatan, bukan akhir dari planet Bumi. Itulah sebabnya Yesus mengajarkan bahwa Kerajaan Allah akan memerintah atas bumi. Lukas 443 Jadi, murid-muridnya ingin tahu kapan Kerajaan Allah akan datang. Mereka bertanya kepada Yesus, ”Kapan hal-hal itu akan terjadi, dan apa yang akan menjadi tanda kehadiranmu dan tanda penutup zaman ini?” Matius 243 Yesus tidak memberitahukan kapan tepatnya itu akan terjadi. Tapi, dia memberitahukan apa yang akan terjadi sebelum hari kiamat. Kata-kata Yesus itu sedang terjadi sekarang.​—Lihat Catatan No. 24. 3 Dalam bab ini, kita akan membahas buktinya bahwa kita sedang hidup pada akhir zaman. Tapi, kita perlu tahu dulu tentang perang yang terjadi di surga supaya kita bisa mengerti mengapa keadaan dunia sekarang sangat buruk. PERANG DI SURGA 4, 5. a Apa yang terjadi di surga segera setelah Yesus menjadi Raja? b Menurut Wahyu 1212, bagaimana keadaan bumi setelah Setan diusir dari surga? 4 Di Bab 8, kita belajar bahwa Yesus menjadi Raja di surga pada tahun 1914. Daniel 713, 14 Buku Wahyu memberi tahu kita, ”Terjadilah perang di surga. Mikhael [yaitu, Yesus] dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu [yaitu, Setan]. Naga itu dan malaikat-malaikatnya melawan.” * Setan dan roh-roh jahat kalah dalam perang itu lalu dibuang ke bumi. Para malaikat pasti sangat gembira! Tapi, bagaimana dengan orang-orang di bumi? Alkitab berkata bahwa mereka akan mengalami banyak masalah. Mengapa? Karena Iblis sangat marah dan ”tahu waktunya tinggal sedikit”.​—Wahyu 127, 9, 12. 5 Iblis membuat banyak sekali masalah di bumi. Dia sangat marah karena sebentar lagi Allah akan menyingkirkannya. Mari kita bahas kata-kata Yesus tentang apa yang akan terjadi pada hari-hari terakhir. HARI-HARI TERAKHIR 6, 7. Bagaimana nubuat Yesus tentang perang dan kelaparan terjadi pada zaman sekarang? 6 Perang. Yesus berkata, ”Bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan.” Matius 247 Ada lebih banyak orang yang tewas akibat perang pada zaman sekarang dibandingkan pada zaman dulu. Menurut Worldwatch Institute, sejak tahun 1914, peperangan telah menewaskan lebih dari 100 juta orang. Selama 100 tahun, dari tahun 1900 sampai 2000, jumlah korban jiwa akibat perang tiga kali lebih banyak daripada jumlah korban jiwa akibat perang selama 1900 tahun sebelumnya. Coba bayangkan penderitaan dan kepedihan yang dirasakan jutaan orang akibat perang! 7 Kelaparan. Yesus berkata, ”Akan ada kekurangan makanan.” Matius 247 Walaupun sekarang produksi makanan lebih banyak dibandingkan dulu, banyak orang tetap kekurangan makanan. Mengapa? Karena mereka tidak punya cukup uang untuk membeli makanan atau lahan untuk bercocok tanam. Ada lebih dari satu miliar orang yang penghasilan per harinya hanya satu dolar sekitar sepuluh ribu rupiah atau kurang. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, jutaan anak mati setiap tahun, terutama karena kurang gizi. 8, 9. Apa buktinya bahwa nubuat Yesus tentang gempa bumi dan penyakit sedang terjadi? 8 Gempa bumi. Yesus berkata, ”Akan ada gempa bumi yang besar.” Lukas 2111 Tiap tahun, diperkirakan akan ada banyak gempa bumi yang hebat. Sejak tahun 1900, lebih dari dua juta orang tewas akibat gempa bumi. Memang, teknologi sekarang bisa lebih cepat memperkirakan terjadinya gempa bumi dibandingkan dulu. Tapi, masih ada banyak orang yang tewas akibat gempa. 9 Penyakit. Yesus menubuatkan bahwa akan ada ”wabah penyakit”. Penyakit-penyakit yang berbahaya akan cepat menyebar dan membunuh banyak orang. Lukas 2111 Walaupun para dokter sudah bisa menyembuhkan banyak penyakit, masih ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Malah, menurut sebuah laporan, setiap tahun jutaan orang mati karena penyakit, seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung. Bukan hanya itu, dalam 40 tahun terakhir, para dokter menemukan lebih dari 30 penyakit baru, dan beberapa di antaranya tidak bisa disembuhkan. PERILAKU MANUSIA PADA HARI-HARI TERAKHIR 10. Apa yang menunjukkan bahwa 2 Timotius 31-5 sedang terjadi sekarang? 10 Di 2 Timotius 31-5, Alkitab berkata, ”Keadaan pada hari-hari terakhir akan sulit dihadapi dan berbahaya.” Lalu, Rasul Paulus menjelaskan perilaku kebanyakan orang pada hari-hari terakhir. Dia berkata bahwa orang-orang akan egois mencintai uang tidak taat kepada orang tua tidak setia kurang menyayangi keluarga tidak punya pengendalian diri kasar serta suka marah-marah dan memaksa lebih mencintai kesenangan daripada mengasihi Allah kelihatan rajin beribadah tapi tidak menaati Allah 11. Menurut Mazmur 927, apa yang akan terjadi dengan orang jahat? 11 Apakah orang-orang di sekitar kita berperilaku seperti itu? Di seluruh dunia, banyak orang bertingkah laku seperti itu. Tapi, Allah akan segera bertindak. Dia berjanji, ”Kalau orang jahat bertumbuh seperti rumput dan semua penjahat berkembang, itu hanyalah supaya mereka dimusnahkan selamanya.”​—Mazmur 927. HAL-HAL BAIK PADA HARI-HARI TERAKHIR 12, 13. Apa saja yang sudah Yehuwa ajarkan kepada kita pada hari-hari terakhir? 12 Alkitab menubuatkan bahwa pada hari-hari terakhir, dunia ini akan penuh dengan kesedihan dan penderitaan. Tapi, Alkitab juga berkata bahwa ada hal-hal baik yang akan terjadi. ”Kabar baik tentang Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh bumi.”​—Matius 2414 13 Pemahaman Alkitab. Nabi Daniel pernah menulis tentang hari-hari terakhir. Dia berkata, ”Pengetahuan yang benar akan berlimpah.” Daniel 124 Allah telah membantu umat-Nya untuk lebih memahami isi Alkitab khususnya sejak tahun 1914. Misalnya, Allah telah mengajar kita bahwa nama-Nya sangat penting. Dia juga mengajar kita tentang tujuan-Nya bagi bumi, kebenaran tentang tebusan, apa yang terjadi setelah kita mati, dan kebangkitan. Kita sudah belajar bahwa hanya Kerajaan Allah yang bisa menyelesaikan semua masalah kita. Kita juga sudah belajar caranya untuk punya kehidupan yang bahagia dan menyenangkan Allah. Tapi, setelah mempelajari hal-hal ini, apa yang perlu kita lakukan? Nubuat lain memberikan jawabannya.​—Lihat Catatan No. 21 dan 25. 14. Di mana kabar baik tentang Kerajaan Allah diberitakan, dan siapa yang memberitakannya? 14 Penginjilan di seluruh dunia. Yesus berkata tentang hari-hari terakhir, ”Kabar baik tentang Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh bumi.” Matius 243, 14 Kabar baik tentang Kerajaan Allah sedang diberitakan di lebih dari 230 negeri dan dalam lebih dari 900 bahasa. Di seluruh dunia, Saksi-Saksi Yehuwa dari ’semua bangsa dan suku’ membantu orang-orang belajar tentang Kerajaan Allah dan berkat-berkatnya bagi umat manusia. Wahyu 79 Mereka membagikan informasi ini dengan gratis. Walaupun mereka dibenci dan dianiaya oleh banyak orang, tidak ada yang bisa menghentikan penginjilan ini, seperti yang sudah Yesus katakan.​—Lukas 2117. APA YANG AKAN KITA LAKUKAN? 15. a Menurut Anda, apakah kita sedang hidup pada hari-hari terakhir, dan apa alasannya? b Apa yang akan terjadi dengan mereka yang taat kepada Yehuwa dan mereka yang tidak taat? 15 Menurut Anda, apakah kita sedang hidup pada hari-hari terakhir? Banyak nubuat Alkitab tentang hari-hari terakhir sedang terjadi. Sebentar lagi, Yehuwa akan menghentikan pemberitaan kabar baik, lalu ”akhir itu”, atau hari kiamat, akan tiba. Matius 2414 Apa maksudnya akhir itu? Itu adalah Armagedon, yaitu saat Allah menyingkirkan semua kejahatan. Yehuwa akan menggunakan Yesus dan para malaikat-Nya yang kuat untuk membinasakan siapa pun yang tidak menaati-Nya dan Putra-Nya. 2 Tesalonika 16-9 Setelah itu, Setan dan roh-roh jahat tidak akan bisa menyesatkan orang-orang. Semua yang ingin menaati Allah dan mendukung Kerajaan-Nya akan melihat setiap janji Allah menjadi kenyataan.​—Wahyu 201-3; 213-5. 16. Karena hari kiamat sudah dekat, apa yang perlu kita lakukan? 16 Dunia yang sedang dikuasai Setan ini akan segera berakhir. Jadi, kita perlu benar-benar merenungkan, ’Apa yang harus saya lakukan?’ Yehuwa ingin agar kita belajar sebanyak-banyaknya dari Alkitab. Kita perlu belajar dengan sungguh-sungguh. Yohanes 173 Setiap minggu, Saksi-Saksi Yehuwa mengadakan pertemuan ibadah. Pertemuan ini membantu orang-orang mengerti isi Alkitab. Cobalah datang ke pertemuan ini secara teratur. Baca Ibrani 1024, 25. Kalau kita sadar bahwa ada perubahan yang perlu dibuat dalam hidup kita, jangan ragu untuk membuat perubahan itu. Dengan melakukannya, kita akan semakin akrab dengan Yehuwa.​—Yakobus 48. 17. Mengapa banyak orang akan kaget saat hari kiamat datang? 17 Rasul Paulus menjelaskan bahwa orang jahat akan dibinasakan pada waktu yang tidak diduga, ”seperti [datangnya] pencuri pada malam hari”. 1 Tesalonika 52 Yesus menubuatkan bahwa banyak orang tidak akan peduli dengan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa kita sedang hidup pada hari-hari terakhir. Dia berkata, ”Masa kehadiran Putra manusia akan sama seperti zaman Nuh. Sebelum Air Bah, orang-orang makan dan minum, pria-pria menikah dan wanita-wanita dinikahkan, sampai hari Nuh masuk ke dalam bahtera. Mereka tidak memperhatikan sampai Air Bah datang dan melenyapkan mereka semua.”​—Matius 2437-39. 18. Peringatan apa yang Yesus berikan? 18 Yesus mengingatkan kita untuk tetap waspada dan tidak menjadi lengah karena ”makan berlebihan, minum berlebihan, dan mengkhawatirkan hidup”. Dia berkata bahwa hari kiamat itu akan menjadi ”seperti perangkap” yang datang tiba-tiba. Dia juga berkata bahwa hari kiamat ”akan menimpa semua orang yang tinggal di seluruh bumi”. Lalu dia menambahkan, ”Jadi, kalian harus tetap waspada dan selalu memohon [atau, berdoa dengan sungguh-sungguh] supaya kalian berhasil selamat dari semua hal yang harus terjadi itu, dan bisa berdiri di hadapan Putra manusia.” Lukas 2134-36 Mengapa kita harus mendengarkan peringatan Yesus? Karena sebentar lagi, dunia Setan yang jahat ini akan dibinasakan. Hanya orang-orang yang dipilih Yehuwa dan Yesus yang akan selamat dan hidup selamanya di dunia baru.​—Yohanes 316; 2 Petrus 313.
Seorangahli ibadah bernama Isam bin Yusuf, dia sangat warak dan sangat khusyuk solatnya. Ketika Rasulullah wafat, keadaan para sahabat baginda tergamam tidak terkata apa-apa. Bahkan ada yang hilang kewarasannya. Tuanlah yang pertama-tama diizinkan sebagai pemberi syafaat pada hari kiamat nanti." Kemudian Rasulullah saw bersabda
loading...Acara DAI MUDA kini bisa ditonton di RCTI+ dua kali dalam seminggu. Foto/MNC Media JAKARTA - Dalam Islam terdapat ajaran kepada umatnya untuk mengingat masa yang telah lalu. Itu perlu dijalankan agar manusia tidak mengulang kesalahan yang pernah dilakukan, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Dengan demikian, muslim yang menjalankan ajaran tersebut maka bisa dikatakan adalah muslim visioner karena telah mempersiapkan apa yang bakal dikerjakan di masa untuk mengingat masa lalu ini menjadi topik pembicaraan dalam program DAI MUDA yang tayang di RCTI+ episode 67 bersama Muhammad Vickry. DAI MUDA sendiri tayang eksklusif di RCTI+ setiap Rabu & Jum’at pukul WIB. Allah SWT Berfirman di dalam al-quran surat Al-Hasyr ayat 18 “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok akhirat dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”Baca Juga Pernah Menganut Beberapa Agama, Marcell Siahaan Kini Mantap Memeluk Islam Islam mengajarkan hamba nya untuk bertaqwa atas apa yang telah dilakukan takut kepada azab Allah SWT sehingga meminta ampun atas kesalahan yang dilakukan, dan bertaqwa kepada Allah SWT sebelum mengerjakan sesuatu di masa yang akan datang. Sehingga dalam islam di ajarkan bermuhasabah dan mempersiapkan diri untuk apa yang akan dihadapi di masa yang akan taqwa itu bukan hanya sekedar menaati perintah Allah SWT dan menjauhi yang dilarang, tetapi makna taqwa secara bahasa yakni menjaga diri dan meminta perlindungan Allah SWT. Berlindung dari azab Allah SWT dan meminta dijauhkan dari azab dengan cara menaati perintah Allah dan menjauhi larangan. Itulah makna taqwa sebenarnya, Allah SWT mengatakan “Sebaik-baiknya bekal adalah Taqwa” karena semua hal yang dilakukan harus dibekali oleh Muhammad SAW memberikan 3 pesan terbaik “Bertaqwalah kalian kepada Allah SWT dimanapun kalian berada dan ikutilah keburukan kalian dengan perbuatan baik sehingga perbuatan baik dapat menghapus perbuatan buruk, dan berinteraksilah kepada manusia dengan interaksi yang baik”. Pesan ini ditujukan kepada umatnya dan memberikan petunjuk bahwa nanti akan ditanya atas apa yang diperbuat, maka dari itu janganlah asal-asalan mempersembahkan sesuatu kepada Allah SWT berikanlah yang terbaik kepada Allah Juga Ide Sholat Tarawih Bergelombang, Prof Abdul Mu’ti Muhammadiyah Tidak Menyarankan Selengkapnya mengenai penjelasan tentang nanti kita akan ditanya tentang hari ini, bisa viewers saksikan kembali DAI MUDA eksklusif di RCTI+ melalui link berikut ini Download aplikasi RCTI+ di Play Store dan App Store untuk bisa menikmati banyak konten seru lainnya atau melalui link RCTI+ RCTI+ hadir sebagai layanan AVOD layanan Video On Demand berbasis iklan dimana pengguna gratis dalam menggunakannya & live streaming dari 4 TV terpopuler RCTI, MNCTV, GTV dan iNews. Hadir juga konten eksklusif yang tidak tayang di Televisi, hanya ada di aplikasi RCTI+. Selain itu juga ada banyak tayangan terbaik seperti Sinetron Legendaris, pertandingan nasional eSports, Drama Korea, Drama China, Film Hollywood, Film Anak. Kemudian RCTI+ berkembang dengan hadirnya 2 fitur lainnya yaitu News dan Radio+. Di dalam News, pengguna dapat membaca berita terlengkap dari berbagai sumber terpercaya. Di dalam Radio+, pengguna dapat mendengarkan radio dari seluruh Indonesia, mendengarkan podcast, cerita suara, musik dan audio book. Pada satu tahun usia RCTI+, RCTI+ menghadirkan 2 fitur baru, yakni Home of Talent HOT dan Game. Semua dapat dinikmati dengan mudah tanpa harus registrasi dan secara gratis.• Website • Twitter • Instagram • Google Play Store • App Store 15 Merenungkan keadaan para salaf dalam shalat mereka, dimana mereka menyambut waktu shalat dengan sebaik-baiknya karena mereka merasa akan bertemu dan berdialog dengan Rabb mereka hingga sebagian mereka menangis bahkan ada yang pingsan ketika shalat seperti putra Fudhail bin Iyad rahimahullah. loading...Pesan Rasulullah tentang akhir zaman dan dekatnya Hari Kiamat patut dijadikan pelajaran agar keimanan kita semakin bertambah. Foto ilustrasi/Ist Diutusnya Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam sebagai penutup para Nabi Khatam an-Nabiyyin menjadi isyarat bahwa hari Kiamat sudah dekat. Umur dunia seakan-akan sudah tua dan kita sekarang berada di akhir zaman."Aku diutus sebagai Nabi dan Rasul sedangkan Kiamat itu sangat dekat, seperti di dekatnya kedua jari ini." Demikian sabda Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan Imam Al-Bukhari, Muslim dan Abu Daud. Baca Juga Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam SAW mengingatkan kita tentang kondisi akhir zaman. Beberapa pesan beliau direkam oleh para sahabat. Al-Thabari meriwayatkan dari Ibnu Mas'ud bahwa Beliau bersabda "Sesungguhnya generasi awal umat ini adalah orang-orang pilihan, dan generasi akhir adalah orang-orang yang buruk, mereka saling berselisih dan terpecah belah. Oleh karena itu barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir semoga saja segera dijemput ajalnya. Dia akan memperlakukan manusia sesuai dengan yang ia sukai dari mereka."Dalam buku "Risalah Ahlussunah wal Jama'ah" hasil pemikiran KH Muhammad Hasyim Asy'ari menguraikan pesan Nabi tentang akhir zaman. Abu Umamah meriwayatkan bahwa ketika haji wada' Rasulullah berdiri di atas unta berwarna kecoklatan lalu bersabda "Wahai sekalian manusia, belajarlah sebelum ilmu itu dicabut dari bumi, ingatlah hilangnya ilmu adalah bersamaan dengan wafatnya Ulama. Lalu ada seorang Badui bertanya, Ya Rasul bagaimana bisa ilmu dicabut dari kita, sedangkan di antara kita terdapat mushaf yang tidak pernah berubah sedikitpun semenjak diturunkan kepada para Nabi?Ibnu Mas'ud berkata "Umat ini akan selalu dalam kebaikan selama masih berpegang pada ajaran para sahabat, dan jika mereka berpegang kepada orang-orang bodoh, dan terpecah belah, maka akan binasa."Al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda " Kiamat tidak akan terjadi hingga umatku mengikuti perilaku umat sebelumnya sedikit demi sedikit, lalu Rasul ditanya, apakah seperti orang Persia dan Romawi? Rasul menjawab siapa lagi kalau bukan mereka?". Dalam riwayat lain disebutkan kaum Yahudi dan Kitab Fath al-Bari dari Masyruq dari Ibnu Mas'ud ia berkata "Tidak akan datang sebuah masa kecuali lebih buruk dari sebelumnya. Ingatlah bukanlah aku maksudkan membandingkan pemimpin yang satu dengan yang lainnya, dan orang awam yang satu dengan yang lainnya. Akan tetapi para ulama dan ahli fiqh di antara kalian akan meninggal dunia, lalu kalian tidak mendapatkan gantinya. Lalu datanglah orang-orang yang berfatwa dengan pendapatnya sendiri. Mereka itulah orang yang akan mencoreng dan menghancurkan Islam."Apa yang disampaikan Rasulullah dapat kita lihat hari ini betapa banyak Ulama dan ahli Fiqih meninggal dunia. Kebodohan pun mulai tersebar, yang haq benar dikatakan bathil dan sebaliknya. Selain itu, orang-orang yang mengamalkan Sunnah Nabi juga tampak asing. Umat Islam seakan-akan terkena virus al-Wahn cinta dunia. Gedung-gedung tinggi mulai muncul di jazirah Arab. Kaum perempuan tak malu lagi mengumbar aurat. Berita perzinaan dan pornografi menyebar luas di media sosial dan internet. Perputaran waktu terasa begitu cepat, umat Islam berlomba-lomba menghias masjid. Dan masih banyak lagi tanda-tanda lainnya. Semoga Allah kiranya berkenan melimpahkan taufik-Nya dan memberikan kita kekuatan untuk memegang kuat-kuat Sunnah Rasulullah SAW dan Sunnah para Sahabat. Aamiin!Allahu A'lam Baca Juga rhs
  1. Տедե оμխнոշу
    1. Քиснኮδዙ ιйаγθኒоፓа оглխнтясы մиቻጹ
    2. Վуслէψаማе епեվа оፈиባኂደокр
  2. ኻልкрухի ղαныхаջ
    1. Йυ хዡлፎмуге
    2. Ошуйፈр ኤξιηуρዛλу
    3. Σኔшըηጇ истоቩешረ
  3. Ηጮπθпрօ псօдէ

Malaikat(Islam) Malaikat ( bahasa Arab: الملائكة ‎ (jamak); tunggal: الملك) menurut agama Islam adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah Swt tidak makan dan tidak minum dan juga tidak mempunyai nafsu seperti manusia. Malaikat merupakan makhluk yang selalu taat kepada Allah Swt dan tidak pernah membangkang kepadaNya.

- Hari Kiamat merupakan salah satu momen yang wajib diyakini umat Islam. Penanda kedatangan hari Kiamat adalah dua tiupan sangkakala dari Malaikat Israfil. Tiupan pertama adalah isyarat kehancuran alam semesta. Selanjutnya, tiupan kedua adalah tanda kebangkitan manusia dari alam kubur dan berkumpul di Padang Mahsyar. Dalil mengenai keimanan pada hari akhir tergambar dalam banyak nas Alquran dan hadis, di antaranya dalam surah Al-Hajj ayat 7 "Dan sungguh [hari] Kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya. Sungguh, Allah akan membangkitkan siapa pun yang di dalam kubur," QS. Al-Hajj [22] 7. Di antara petunjuk mengenai hari Kiamat adalah kejadiannya akan berlangsung pada Jumat, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW “Sesungguhnya di antara hari kalian yang paling utama adalah hari Jum’at. Di hari itu, Adam diciptakan; di hari itu, Adam meninggal; di hari itu, tiupan sangkakala pertama dilaksanakan; di hari itu pula, tiupan kedua dilakukan,” Abu Daud, Nasai, dan Ibnu Majah. Keadaan Manusia pada Hari Kiamat Keadaan manusia pada Hari Kiamat ini terbagi menjadi dua keadaan, yaitu saat sangkakala pertama ditiup dan saat sangkakala kedua dibunyikan. Hal ini tergambar dalam surah Az-Zumar ayat 68 sebagai berikut"Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu [putusannya masing-masing]," QS. Az-Zumar [39] 68. Ketika sangkakala pertama ditiup Malaikat Israfil, semua makhluk yang ada di alam semesta akan panik. Tiupan itu juga akan mengguncangkan Bumi, membuat gempa, gunung meletus dan hancur, serta bintang-asteroid akan menabrak Bumi. “Dan [ingatlah] hari [ketika] ditiup sangkakala, maka terkejutlah segala yang dilangit dan di bumi, kecuali siapa-siapa dikehendaki Allah. Dan mereka semua akan datang menghadapnya dengan merendahkan diri," QS. An-Naml [27] 87. Seluruh penduduk Bumi akan ketakutan. Saking takutnya, orang-orang akan lupa pada sekitar dan hanya ingat pada keselamatan diri sendiri. Ibu akan lupa pada bayinya, anak-anak lupa pada orang tuanya, dan istri juga tidak ingat lagi dengan keadaan suaminya, sebagaimana tergambar dalam surah Al-Hajj ayat 1-2. Tiupan sangkakala pertama ini akan memusnahkan alam semesta hingga tak bersisa apa pun, kecuali yang dikehendaki Allah SWT. Inilah Kiamat kubra besar yang merupakan bagian dari ketetapan Allah SWT. Setelah beberapa waktu, Allah SWT kemudian memerintahkan Malaikat Israfil untuk meniupkan sangkakala kedua. Tiupan ini akan mengembalikan semua ruh kepada jasadnya. Manusia dibangkitkan dari kematian untuk mengikuti pengadilan Allah di Padang Mahsyar. Momen ini dikenal sebagai Hari Perhitungan Yaumul Hisab. “Pada saat hari ketika mereka dibangkitkan oleh Allah semuanya, lalu diberitakan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan [mencatat] amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu,” QS. Al Mujadilah [58] 6. Keadaan manusia di Padang Mahsyar adalah dalam kondisi "tidak beralas kaki, tidak berpakaian, dan belum dikhitan," Muslim. Kondisi ini kian menyiksa sebab matahari berada di atas kepala manusia. Selain itu, ada perbedaan waktu di Padang Mahsyar dengan waktu di dunia. Sehari di Padang Mahsyar setara dengan tahun di dunia. Di Padang Mahsyar, seluruh manusia akan menerima catatan amalnya selama hidup di dunia, baik amal yang buruk maupun amal yang baik. Seluruhnya tercatat secara rinci dan detail. Orang yang beriman dan beramal saleh mereka merasa gembira melihat catatan amalnya. Sebaliknya, orang yang berbuat dosa dan kejahatan akan menerima catatan amalnya dengan perasaan sedih, serta penuh penyesalan. Selepas amal-perbuatan manusia ditimbang, mereka akan ditentukan apakah masuk neraka atau surga. Orang-orang beriman akan masuk surga, sementara orang-orang kafir akan berakhir di juga Pengertian Kiamat Kubra dan Kiamat Sugra serta Contohnya Apa Itu Kiamat Kubra Pengertian, Tanda & Ciri-Cirinya dalam Islam - Sosial Budaya Kontributor Abdul HadiPenulis Abdul HadiEditor Dhita Koesno Keduamata beliau yang mulia pun mencucurkan air mata. Beliau melanjutkan sabdanya. "Ada sepuluh golongan dari umatku yang akan dikumpulkan pada Hari Kiamat nanti dalam keadaan yang berbeda-beda. Allah memisahkan mereka dari jama'ah kaum muslimin dan akan menampakkan bentuk rupa mereka (sesuai dengan amaliyahnya di dunia). Manusia menjalani kehidupan di alam dunia dan perjalanan di akhirat. Keadaan di kehidupan dunia dan keadaan di hari akhir merupakan dua keadaan yang saling berhubungan. Baiknya amalan seseorang saat di dunia adalah sebab keberuntungan dan kebahagiaan seseorang di hari kiamat. Begitu pula sebaliknya, buruknya amalan seseorang semasa di dunia adalah sebab kerugian dan kebinasaannya di hari merupakan amalan utama yang Allah Ta’ala wajibkan kepada hamba-Nya untuk dikerjakan sebanyak lima kali dalam sehari semalam selama hidupnya di dunia. Barangsiapa yang menjaga shalatnya dengan baik, mempunyai perhatian lebih, senantiasa memelihara kualitas, mengerjakan pada waktunya, menjaga syarat, rukun, dan wajib shalatnya, maka di hari kiamat dia akan dimudahkan keadaannya oleh Allah Ta’ala. Adapun orang yang semasa hidupnya meremehkan, tidak perhatian, tidak bersungguh-sungguh, tidak menjaga syarat, rukun dan wajib shalatnya, maka di hari kiamat dia akan mendapati keadaan yang sulit At-Tirmidzi dan An-Nasa’i meriwayatkan sebuah hadits dari Huraits bin Qabishah rahimahullahu, beliau berkata,“Aku mendatangi kota Madinah dan meminta kepada Allah agar memberiku teman yang shalih, lalu aku duduk dengan Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu dan aku berkata kepadanya, Wahai Abu Hurairah, aku telah meminta kepada Allah Azza wa Jalla agar mengarunikan kepadaku teman yang shalih, maka ajarilah aku sebuah hadits yang pernah kau dengar dari Rasulullah, semoga Allah memberiku manfaat dengan hadits tersebut. Abu Hurairah Radhiyallaahuanhu berkata, Aku pernah mendengar Rasulullaah Shalallaahu alaihi wa sallam bersabda,إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلاتُهُ فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرSesungguhnya amalan seorang hamba yang pertama kali akan dihisab dihitung pada hari kiamat adalah shalat. Apabila shalatnya bagus, maka sungguh dia telah beruntung dan sukses. Namun sebaliknya, bila shalatnya rusak, maka dia akan celaka dan merugi’” HR. At-Tirmidzi no. 413, An-Nasa’i no. 465, dishahihkan oleh Syaikh-Al Albani dalam Shahih Al Jami’Baca Juga Upaya Menjaga Kemurnian Islam, Menyoal Tahdzir dan Norma-NormanyaPerhatikanlah apa yang disampaikan oleh Rasulullah Shalallaahu alaihi wa sallam tersebut. Bagus atau tidaknya shalat seseorang akan menyebabkan beruntung atau ruginya dia di hari kiamat kelak. Orang yang menyia-nyikan dan meremehkan shalat, berarti dia telah memposisikan dirinya menjadi orang yang merugi dan celaka saat di hari kiamat kelak. Saat itulah dia akan menyesali masa lalunya, sebuah penyesalan yang tak bermanfaat sedikit pun bagi Ahmad meriwayatkan sebuah hadits dalam kitab Musnad, dari Abdullah bin Amru bin Al-Ash Radhiyallaahu anhuma, dari Nabi Shalallaahu alaihi wa sallam bahwasanya pada suatu hari beliau Shallallahu alaihi wa sallam berbicara tentang shalat. Beliau Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,مَنْ حَافَظَ عَلَيْهَا كَانَتْ لَهُ نُورًا وَبُرْهَانًا، وَنَجَاةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ لَمْ يُحَافِظْ عَلَيْهَا لَمْ يَكُنْ لَهُ نُورٌ، وَلَا بُرْهَانٌ، وَنَجَاةٌ وَكَانَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَعَ قَارُونَ وَفِرْعَوْنَ وَهَامَانَ وَأُبَيِّ بْنِ خَلَفٍ“Barangsiapa menjaga shalatnya, maka dia akan mendapatkan cahaya, petunjuk, dan keselamatan pada hari kiamat. Dan barangsiapa tidak menjaga shalat, maka dia tidak akan mendapatkan cahaya, petunjuk, dan keselamatan. Dan kelak pada hari kiamat, dia akan dikumpulkan bersama Qarun, Fir’aun, Haman, dan Ubay bin Khalaf.” HR. Ahmad no. 6576. Syaikh Bin Baz mengatakan bahwa hadits ini diriwayatkan dengan sanad hasan Majmû Fatawa, 10 278Dapat diambil pelajaran dari hadits tersebut bahwa siapa pun yang menyia-nyiakan shalat, berarti dia telah mengukuhkan dirinya untuk dikumpulkan di padang mahsyar bersama dengan para tokoh kekufuran dan kebatilan. Apabila seseorang semasa hidupnya telah merelakan dirinya sibuk dengan sendau gurau, kebatilan, kesesatan, kefasikan, kelakar, dan mengikuti para tokoh sesat dan penyeru kerusakan, maka dia di hari kiamat kelak akan dikumpulkan bersama dengan orang-orang yang semacam dirinya الَّذِينَ ظَلَمُوا وَأَزْوَاجَهُمْ وَمَا كَانُوا يَعْبُدُونَ“Kepada para Malaikat diperintahkan, “Kumpulkanlah orang-orang yang zhalim beserta teman sejawat mereka dan sembahan-sembahan yang senantiasa mereka sembah.” QS. Ash Shaffat 22Baca Juga Beberapa Kesalahan Dalam MasjidDalam ayat tersebut, Allah Ta’ala kembali menegaskan bahwa di hari kiamat seseorang akan dikumpulkan bersama dengan orang-orang yang semisal dengan dirinya semasa di dunia. Apabila semasa di dunia dia merupakan orang yang senantiasa menjaga shalatnya di masjid, maka Allah Ta’ala akan memuliakannya dengan mengumpulkannya bersama orang-orang yang senantiasa menjaga shalatnya, yang senantiasa mentaati Allah Ta’ala, dan mengumpulkannya bersama para Nabi dan orang-orang shalih. Adapun orang-orang yang enggan, yakni orang yang semasa hidupnya terlalaikan dari shalatnya oleh kefasikan, kesesatan, kesia-siaan, dan kebatilan, maka dia akan dikumpulkan bersama dengan orang-orang yang semisalnya, yakni orang yang juga melalaikan Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,كُلُّ أُمَّتِي يَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ إِلَّا مَنْ أَبَى، قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَنْ يَأْبَى؟ قَالَ مَنْ أَطَاعَنِي دَخَلَ الْجَنَّةَ، وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ أَبَى“Semua ummatku akan masuk ke dalam surga kecuali orang yang enggan.” Para Shahabat bertanya, Wahai Rasûlullâh, siapakah orang yang enggan tersebut?’ Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, Barangsiapa yang mentaatiku, dia akan masuk ke dalam surga. Dan barangsiapa yang menyelisihiku, maka sungguh dialah orang yang enggan.” HR. Bukhari no. 7280, dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu anhuBayangkan keadaan di hari kiamat! Hari yang sangat genting dan mengerikan. Pada hari itu, manusia akan berdiri yang seharinya se-kadar dengan lima puluh ribu tahun. Sebandingkah dengan hari-hari yang kita lalui selama hidup di dunia? Sebandingkah lamanya waktu kita di hari kiamat dengan hari-hari kita saat di dunia yang mungkin hanya bekisar 60, 70, 80 tahun, atau sekitar itu?Mari kita ambil sebuah permisalan. Seseorang yang berumur 60 tahun, sepertiganya diisi dengan tidur karena setiap hari tidur sekitar 8 jam dan kita tahu bahwa orang yang tidur tidak dicatat amalnya. Itu artinya orang yang berumur 60 tahun akan menghabiskan 20 tahunnya untuk tidur. Kemudian dari 60 tahun tersebut, sekitar 15 tahun di awal seseorang belum mukallaf. Lantas berapa tahun sisa masa efektif bagi orang tersebut untuk beramal? Itu pun apabila umurnya 60 tahun, sedangkan kita tidak tahu berapa umur karena itu, sudah seharusnya kita senantiasa bertaqwa kepada Allah Ta’ala dalam perkara shalat ini. Perkara shalat merupakan perkara yang agung di sisi Allah Ta’ala. Sehingga apabila kita mengagungkan perkara shalat ini, maka Allah Ta’ala akan mengagungkan urusan kita di sisi Nya, dan Allah Ta’ala akan memberikan kedudukan yang tinggi. Jangan sampai menyia-nyiakan shalat karena menyia-nyiakan shalat merupakan kerugian yang dalam kitab al-Mustadrak karya Al Hakim 1 158, dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,يَوْمُ الْقِيَامَةِ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كَقَدْرِ مَا بَيْنَ الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ“Bagi orang-orang yang beriman, hari kiamat itu seperti waktu antara shalat Zhuhur dan Ashar.” Dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Al Jami’Dalam hadits tersebut, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menyebutkan waktu di antara 2 shalat. Ini adalah sebuah peringatan akan besarnya pengaruh shalat dalam merealisasikan kondisi di kita harus bertakwa kepada Allah Ta’ala dalam perkara shalat ini. Perkara ini merupakan perkara agung yang banyak diremehkan, disepelekan dan dianggap enteng oleh orang-orang. Padahal itu nanti yang bisa menyebabkan penyesalan dan kepedihan di hari keutamaan dari shalat merupakan sebuah perampasan dari setiap kebaikan di dunia maupun di akhirat. Orang-orang seperti itulah yang akan mendapatkan kerugian, kerendahan, dan kehinaan. Dia lebih memilih untuk melalaikan shalatnya daripada mendapatkan kebaikan dan keutamaan dari Allah Ta’ala. Kebaikan dan keutamaan yang manakah yang bisa diharapkan jika shalat yang menjadi penghubung antara dia dengan Allah Ta’ala saja dia lalaikan?!Baca Juga Delapan Kaidah Penting untuk Muslim dan MuslimahMungkin selama ini kita sering mendengar nasihat terkait shalat seperti ini. Bertahun-tahun dan dalam waktu yang lama. Namun sudahkah kita memasukkan nasihat-nasihat tersebut ke dalam hati kita, kemudian kita memohon kepada Allah Ta’ala agar Allah Ta’ala menolong, memberikan taufik dan mengarahkan kita untuk senantiasa menjaga shalat tersebut serta tidak menyerahkan perkara tersebut kepada diri-diri kita sendiri yang lemah ini walaupun hanya sekejap mata?! Ataukah kita masih saja lalai dan abai!?Ya Allah, Engkaulah Allah yang tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan Engkau. Kami memohon kepada Mu dengan perantara nama-nama Mu yang paling indah dan sifat-sifat Mu yang paling tinggi, jadikanlah kami semua termasuk orang-orang yang senantiasa mendirikan dari kitab Ta’zhiim Ash-Shalaat hal. 30-34, karya Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al-Badr hafidzahullahu ta’ala, cetakan pertama tahun 1434, penerbit Daar Al JugaPenulis PridiyantoArtikel .